7.1. Pengertian WAP
WAP (Wireless Aplication Protocol) adalah suatu protocol
aplikasi yang memungkinkan Internet dapat diakses oleh ponsel dan perangkat
wireless lainya. WAP membawa informasi online melewati Internet langsung menuju
ponsel atau clint WAP lainnya. Dengan adanya WAP, berbagai informasi dapat
diakses setiap saat hanya dengan menggunakan ponsel.
Ada tiga bagian utama dalam akses WAP, yaitu perangkat
wireless yang mendukung WAP, WAP Gateway sebagai perantara dan server sebagai
sumber dokumen. Dokumen yang berada dalam web server dapat berupa dokumen HTML
maupun WML. Dokumen WML khusus ditampilkan melalui browser dari perangkat WAP.
Sedangkan dokumen HTML yang seharusnya ditampilkan melalui web browser, sebelum
dibaca melalui browser WAP diterjemhkan terlebih dahulu oleh gateway agar dapat
menyesuaikan dengan perangkat WAP.
Saat ponsel ingin meminta sebuah informasi yang ada di
server, ponsel harus melewati WAP gateway dulu. Begitu juga sebaliknya. Proses
pengiriman informasi dari ponsel ke WAP Gateway dan sebaliknya menggunkan
jaringan komunikasi nirkabel (wireless) yang masih memiliki keterbatasan,
terutama pada kecilnya bandwidth yang ada. Kecilnya bandwidth tersebut tidak
cocok jika dipergunakan untuk memproses informasi lewat protokol HTTP. Protokol
HTTP berfungsi untuk mengatur pengiriman informasi dari client menuju server
dan sebaliknya. Untuk mengatasi kesenjangan ini diciptakanlah WAP Gateway.
Fungsi WAP Gateway adalah untuk meneruskan permintaan informasi dari ponsel
menuju server lewat HTTP request dan sebaliknya dari server menuju ponsel lewat
HTTP response.
7.2.
Keuntungan dan Kelemahan WAP
·
Keuntungan
standar WAP
1. Tidak adanya kepemilikan metode dalam mengakses Internet
dengan standar WAP baik pada isi maupun layanan.
2. Network yang independent karena WAP bekerja pada seluruh
jaringan seluler yang ada, seperti CDPD, CDMA, GSM, PDC, PHS, TDMA, FLEX,
ReFLEX, Iden, TETRA, DECT, Data TAC, Mebitex, dan jaringan selular masa depan
yang saat ini sedang dikembangkan seperti GPRS dan 3G.
3. Metode WAP telah diadopsi oleh hamper 95% produsen
telepon seluler di dunia dalam memanfaatkan wireless internet access dan sedang
diimplementasikan pada semua frekuensi.
4. WAP suatu standar protocol dan aplikasinya, yakni WAP
browser yang dapat digunakan pada seluruh sistem operasi terkenal termasuk Palm
OS, EPOC, Windows SE, FLEXOS, OS/9, Java OS, dan sebagainya.
5. Dengan menggunakan teknologi GPRS, perhitungan akses
dihitung berdasarkan jumlah bit yang terkoneksi yang harganya Rp. 20 per kilo
byte.
6. Protokol lain seperti SIM Application Toolkit dan MexE
(Mobile Station Application Execution Envirovment) secara luas didukung dan
didesain untuk bersaing dengan WAP.
·
Kelemahan
WAP
1. Konfigurasi telepon selular untuk service WAP masih termasuk
sulit
2. Jumlah telepon selular yang mendukung WAP masih terhitung
sedikit.
7.3.
Perbedaan WAP dan WEB
Ditinjau secara teknis tentu saja ada berbagai perbedaan
antara Internet (Word Wide Web, disingkat WEB) dengan mobile Internet (WAP).
Perbedaan-perbedaan tersebut terjadi akibat sifat dasar dari keduanya yang
memang berbeda, khususnya dalam hal konektivitas dan mobilitas pengguna.
WAP lebih ditujukan untuk pengguna yang memiliki mobilitas
tinggi atau mereka yang banyak berpindah tempat, sementara WEB untuk mereka
yang sedang diam. Oleh sebab itu WAP memakai gelombang radio sebagai media
pertukaraan datanya, sementara WEB menggunakan kabel.
Konektivitas modem ke jaringan telepon dalam WEB bersifat
permanent / tetap karena menggunakan kabel, sedangkan konektivitas antara satu
perangkat terminal data (yakni, telepon genggam) dengan perangkat WAP Gateway
dalam WAP tidak bersifat permanent karena menggunakan gelombang radio. Tidaklah
mengherankan bila konektivitas dalam WAP menjadi masalah yang cuikup rumit untuk
dipecahkan.
·
WEB
1. Mengunakan jaringan kabel tetap.
2. Komputer sebagai terminal data di sisi pengguna biasa
digunakan dalam keadaan diam.
3. Kapasitas memori komputer sangat besar.
4. Ukuran layar display komputer sangat besar.
5. Pemrograman dalam bahasa HTML (Hypertext Mark-up
Language)
·
WAP
1. Menggunakan jaringan tanpa kabel (radio).
2. Telepon genggam sebagai terminal data di sisi pengguna
biasa digunakan dalam keadaan bergerak.
3. Kapasitas memori telepon genggam sangatlah kecil.
4. Ukuran layar display telepon sangatlah kecil.
5. Pemrograman dalam bahasa WML (Wireless Mark-up Language).
Uantungnya para pakar telah menemukan dua metode untuk
mengatasi masalah konektivitas tersebut. Metode pertama, yang lebih sederhana
dan lebih dulu muncul, dinamakan dengan CSD (Circuit Switch Data). Sedangkan
metode kedua yang lebih mutakhir dikenal sebagai GPRS (General Packet Radio
Service). Dengan metode CSD, transfer data dilakukan mirip seperti halnya
transfer suara, tanpa ada perubahan data asli. Metode CSD ini, yang semula
hanya mendukung kecepatan transfer 9.6 kbps, kini telah dikembangkan menjadi
HSCSD (High Speed Circuit Switch Data) yang mempunyai kecepatan transfer 28.8
kbps, bahkan hingga 38.4 kbps.
Berbeda halnya dengan metode GPRS tidak dalam bentuk data
asli tetapidalam bentuk potongan-potongan kecil data yang disebut packet.
Kecepatan transfer data dengan GPRS bias mencapai 57.6 kbps bahkan sampai 115
kbps.
Referensi
https://derazdy23yahoo.blogspot.com/2008/02/pengertian-wap.html
No comments:
Post a Comment